81k3uqGDdFxOCqDaezmhq9nnmr231M54iNG2lEKA
Bookmark

Tidak Boleh Sembarangan, Berikut Cara Memandikan Anak Kucing Dengan Benar

Kucing merupakan hewan dengan bentuk yang lucu dan menggemaskan, sangat pas untuk dijadikan peliharaan. Bila kamu ingin memeliharanya, pastikan kamu merawatnya dengan baik. Banyak orang yang beranggapan bahwa anak kucing dilarang untuk dimandikan, karena kondisi tubuhnya yang masih kecil dan sistem kekebalan tubuh yang belum kuat. Untuk itu jika kamu ingin memandikan anak kucing, sebaiknya kamu tahu caranya  yang benar.

Cara Memandikan Anak Dari Kucing Yang Masih Kecil


1. Perhatikan Usia dan Waktu Yang Tepat
Sebelum memandikan, kamu harus memperhatikan usianya terlebih dahulu. Untuk yang baru saja lahir, lebih baik jangan dimandikan karena kekebalan tubuh yang sangat lemah. Menurut dokter hewan, hewan kecil ini diijinkan untuk dimandikan ketika berusia 2-3 bulan. Perhatikan juga rasnyaa, karena setiap ras memiliki kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Mengingat setiap jenis ras maupun usia tidak bisa disama ratakan.

Carilah waktu yang pas untuk memandikan. Pastikan mood dari hewan peliharaanmu sedang bagus, mungkin ketika ia selepas bermain ataupun makan. Apabila moodnya sedang tidak baik, dia akan terus meronta-ronta dan bisa melukai dirimu sendiri. Oleh karena itu, carilah waktu yang tepat, sekitar pukul 11.00 sampai 16.00. Jangan memandikan terlalu pagi ataupun malam, terutama jika udara sedang sangat dingin.

2. Memotong Kuku dan Membersihkan Telinga,Mata,Hidung
Potonglah kukunya terlebih dahulu sebelum memandikan anak kucing. Kukunya tumbuh sangat cepat panjang dan mudah kotor. Agar tidak melukai kamu, sebaiknya potong sedikit kukunya. Jangan sampai terlalu banyak, sehingga ia tidak memiliki kuku sama sekali. Lakukannlah dengan hati-hati, karena hewan satu ini pasti akan meronta bila kukunya di potong. Oiya, sebelum dipotong bersihkan kotoran dari kuku dengan siakat gigi kecil.

Selain kukunya, kamu juga harus membersihkan bagian telinga, mata, dan hidung. Untuk membersihkan bagian mata dan hidung gunakanlah kain bersih yang telah dibasahi dengan air hangat. Sedangkan untuk bagian telinga, gunakan cutton bud yang dibasahi air hangat. Bagian bagian tersembunyi ini akan sulit dibersihkan ketika sudah mandi. Apalagi jika kucing kamu termasuk yang takut dengan air.

3. Mandikan Kucing dan Gunakan Sampo Khusus
Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah memandikannya dengan menggunakan air hangat. Jangan pernah menggunakan air dingin, karena dia bisa kedinginan dan terkena penyakit. Ketika dia merasa hangat, dia akan merasa nyaman dan tidak mudah meronta-ronta ketika dimandikan. Lebih baik memandikan anak kucing di dalam ruangan, agar tidak membuatnya semakin dingin. 

Cara memandikannya memang harus berhati-hati. Jangan langsung memasukkan ke dalam bak. Masukkanlah secara perlahan di dalam air, sehingga ia tidak akan kaget dan trauma dengan air. Kamu bisa memasukkan kakinya terlebih dahulu, bila ia telah tenang lanjutkan ke bagian tubuh lainnya. Basuhlah air ke tubuhnya secara perlahan dan sebaiknya gunakan tangan saja jangan diguyur dengan gayung.

Basuhlah secara perlahan, apabila kamu langsung mengguyurnya maka ia akan terkejut. Jika ia merasa terkejut akan berbahaya, karena air tersebut bisa masuk ke dalam telinga maupun hidungnya. Basuhlah seperti bayi. Saat memandikan anak kucing jangan menggunakan sampo manusia ya. Usap secara perlahan dan bilas sampai bersih. Jangan sampai ada sisa busa di tubuhnya, karena bisa menimbulkan kutu. Dan keringkan hingga benar benar kering.

Saat memandikan lakukanlah dengan penuh kasih sayang. Usap lembut dibagian kepalanya agar dia merasa nyaman dan lebih tenang berada di dekat kamu. Jangan terlalu sering memandikannya karena daya tahan tubuhnya masih rentan. Membiasakan memandikan sejak kecil, akan membuat dia terbiasa mandi ketika sudah dewasa. Kucing akan mudah dimandikan dan tidak mudah meronta-ronta ketika dia sudah terbiasa untuk membersihkan badan.

Post a Comment

Post a Comment